Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pinjaman Online Langsung Cair, Lengkapi Syarat Ini, Anti di Tolak

PINJAMAN ONLINE


Pinjaman Online Langsung Cair, Lengkapi Syarat Ini, Anti di Tolak
Pinjaman Online Langsung Cair, Lengkapi Syarat Ini, Anti di Tolak


Jumlah penyelenggara Peer-to-peer lending (P2P) atau Fintech  dari tahun ke tahun terus saja mengalami peningkatan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan lembaga resmi yang melakukan pengawasan terhadap lembaga keuangan yang ada di Indonesia.

Sebagai lembaga pengawas keuangan nomor satu yang ada di Indonesia, OJK memiliki standar-standar yang harus dimiliki oleh para penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending.

Syarat-syarat yang ditetapkan pada POJK 77/2016. Jika penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending tidak melakukan pendaftaran ke OJK.

Maka Perusahaan penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending akan masuk kedalam daftar Fintech yang tidak terdaftar atau tidak memiliki izin.

Jika sudah seperti itu, selanjutnya aplikasi dan sistem elektornik perusahaan penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending tersebut akan di blokir oleh pihak OJK.

Jika penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending telah memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan OJK tersebut barulah Pinjaman Online dinyatakan legal.

Pada bulan Oktober 2020 jumlah penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending yang terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebanyak 155 perusahaan.

Dapat dilihat adanya peningkatan yang sangat signifikan jika membandingkan data dimana pada tahun 2017 hanya ada 1 Perusahaan penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending yaitu PT. Pasar Dana Pinjaman.

PT. Pasar Dana Pinjaman dikenal dengan nama Platform Danamas yang resmi memiliki izin untuk beroperasi pada tanggal 06 Juli 2017 dengan nomor surat berizin atau terdaftar KEP-49/D.05/2017.

Dari data tersebut dapat dilihat bahwa peningkatan terhadap jumlah perusahaan penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending benar-benar terjadi.

Mengapa peningkatan ini terjadi? Tentunya tidak lepas dari tingginya animo masyarakat yang menerima kehadiran perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan pinjaman online di tengah-tengah mereka.

Tentunya bukan hal aneh, karena Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending menjanjikan berbagai kemudahan bagi masyarakat yang melakukan peminjaman online.

Masyarakat akhirnya merasa mendapatkan berbagai kemudahan untuk mendapatkan dana yang mereka butuhkan dengan cepat, tanpa harus mengurus persyaratan yang menyulitkan seperti pada leasing ataupun bank.

Seperti yang kita ketahui bahwa mengajukan pinjaman pada leasing ataupun bank, masyarakat mau tidak mau harus memenuhi syarat-syarat yang cukup banyak.

Kemudian waktu yang dihabiskan untuk mengurus pengajuan pinjaman pada leasing ataupun bank tersebut akan memakan waktu lama.

Belum lagi setelah memenuhi persyaratan yang cukup ribet, menghabiskan waktu yang lama dan bahkan harus menyita energi dan pikiran, uang yang dibutuhkan tidak akan langsung cair dalam waktu yang singkat.

Namun semenjak ada Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending saat ini mendapatkan pinjaman online langsung cair saat ini sangatlah mudah.

Penyelenggara Peer-to-Peer (P2P) atau Financial Technology (Fintech) Lending menetapkan syarat-syarat yang tidak ribet dan bertele-tele sehingga sangat menarik minat peminjam.

Pinjaman online langsung cair yang ada saat ini muncul tanpa harus memiliki kartu kredit yang biasanya dijadikan persyaratan dalam mengajukan Kredit Tanpa Agunan.

Padahal seperti kita ketahui, tidak banyak masyarakat Indonesia yang memiliki akses terhadap kartu kredit. Apalagi masyarakat yang tinggal di perkampungan, tentunya kartu kredit menjadi hal yang sangat jarang untuk ditemukan.


PINJAMAN ONLINE LANGSUNG CAIR ? LENGKAPI SYARAT INI, ANTI DI TOLAK


Pinjaman Online Langsung Cair, Lengkapi Syarat Ini, Anti di Tolak
Pinjaman Online Langsung Cair, Lengkapi Syarat Ini, Anti di Tolak


Syarat-syarat mendapatkan pinjaman online :


Aplikasi Pinjaman Online

  • Unduh aplikasi pinjaman online sesuai dengan pilihan anda. Anda dapat mengundung aplikasi pinjaman online melalui PlayStore dan Iphone.
  • Pengisian data pada aplikasi Pinjaman Online relatif cepat, karena tidak memerlukan banyak data yang di isi pada kolom pengisian data. Pengisian data hanya menghabiskan waktu kurang lebih 10-20 menit saja.
  • Ketika melakukan pendaftaran melalui aplikasi Pinjaman Online, biasanya aplikasi Pinjaman Online akan meminta izin untuk dapat mengakses beberapa data pribadi melalui handphone anda, seperti : (1) daftar kontak yang ada pada handphone; (2) lokasi handphone anda.

 

Kartu Tanda Penduduk (KTP)

  • Siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) anda dan ambil foto selfie dengan memegang   KTP anda. Pastikan foto selfie diambil dengan penerangan yang cukup dan terlihat jelas.
  • Foto wajib diambil dengan kamera Handphone. Hal ini dikarenakan nanti pihak Pinjaman Online akan melakukan pengenalan Wajah dan KTP secara otomatis dengan menggunakan software.

 

Rekening Bank

  • Siapkan Nomor Rekening Bank atas nama anda sendiri selaku peminjam. Pastikan nama anda di KTP dan di rekening bank sesuai. Hal ini sangat diperlukan untuk menghindari penolakan pengajuan Pinjaman Online  akibat adanya perbedaan data nama peminjam.
  • Rekening Bank atas nama anda juga harus aktif kurang lebih dalam 3 bulan terakhir. Hal ini penting untuk anda pastikan, karena jika pengajuan Pinjaman Online anda disetujui, dana akan langsung dikirim ke rekening yang aktif tersebut.

 

Tenor dan Plafon

  • Tenor atau jangka waktu pembayaran yang ditawarkan biasanya berada di rentang 30 hari sampai dengan 12 bulan.
  • Plafon atau jumlah dana yang dicairkan biasanya sesuai dengan pengajuan. Artinya jika anda mengajukan pinjaman senilai 10 Juta, maka dana yang akan dikirimkan ke rekening anda adalah sebesar 10 juta juga. Tanpa adanya potongan di depan, namun hal ini juga tergantung dengan kebijakan Perusahaan Pinjaman Online yang anda pilih.
  • Plafon Pinjaman Online yang diberikan pada peminjaman pertama cenderung kecil. Setelah terbukti mampu melunasi kewajiban dengan tepat waktu, pada peminjaman selanjutnya anda bisa menaikkan jumlah plafon Pinjaman Online.


Konfirmasi Pengajuan

  • Setelah selesai mengisi data dan mengajukan Pinjaman Online, anda akan mendapatkan pemberitahuan kurang lebih 1 x 24 jam. Pemberitahuan tersebut terkait dengan keputusan apakah Pinjaman Online  yang anda ajukan diterima atau ditolak.
  • Walaupun demikian waktu konfirmasi pengajuan Pinjaman Online dari setiap perusahaan Pinjaman Online sangat beragam dan bisa sangat berbeda. Ada yang kurang dari 24 jam sudah mendapatkan konfirmasi dan ada juga yang bahkan menghabiskan waktu 1-2 hari.
  • Perbedaan waktu konfirmasi persetujuan pengajuan Pinjaman Online disebabkan oleh adanya perbedaan proses evaluasi pinjaman yang dilakukan secara offline di perusahaan Pinjaman Online masing-masing.
Begitu ringan nya persyaratan yang dibebankan kepada para pengguna jasa Pinjaman Online yang jauh lebih ringan dibandingkan Bank atau leasing lainnya, membuat Pinjaman Online sering kali disebut sebagai Pinjaman tanpa syarat.

Namun kendati demikian Pinjaman Online yang seakan tanpa syarat ini juga memiliki potensi bahaya yang bisa anda dapatkan jika tidak mengantisipasinya dengan benar. Apa saja bahaya mengambil Pinjaman Online?

Untuk mengetahui apasaja bahaya mengambil pinjaman online, silahkan baca tulisan tentang BAHAYA MENGAMBIL PINJAMAN ONLINE !