Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Technopreneur Bisnis Generasi Milenial, dari Daring yang hasilnya Ga Garing

Technopreneur Bisnis Generasi Milenial, dari Daring yang hasilnya Ga Garing



Entrepreneur memiliki berbagai definisi yang senantiasa berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Seperti saat ini, dimana entrepreneur lebih ditekankan pada usaha di bidang bisnis dengan orientasi pencapaian sebesar-besarnya.

Kemampuan seorang entrepreneur untuk dapat menemukan berbagai peluang bisnis dalam kondisi apapun menjadi kunci keberhasilan sebuah bisnis. Salah satunya peluang yang muncul dan ditemukan dimasa pandemi seperti saat ini.

Pandemi COVID-19 membuat semua orang harus tetap tinggal dirumah untuk dapat bertahan hidup dengan terhindar dari virus yang menyebabkan kematian, nyatanya mampu memunculkan peluang bisnis baru bagi generasi milenial, yaitu Technopreneurship.

Pandemi sejatinya memang menjadi sebab terciptanya masalah ekonomi bagi masyarakat. Namun bagi mereka yang mempu memanfaatkannya dengan baik, pandemi ini malah menciptakan peluang.

Pandemi ini memaksa mereka untuk melakukan inovasi, baik produk baru maupun peluang baru. Dengan meningkatkan kualitas produk atau jasa mereka, sampai memanfaatkan platform teknologi untuk dapat memasarkan produk atau jasa mereka ke dalam pasar yang lebih luas.

Technopreneurship adalah sebuah bisnis yang dilakukan dengan memanfaatkan teknologi. Para technopreneur terdiri dari generasi milenial yang berusia sekitar 20 tahunan. Dengan gaya mudanya technopreneurship memadukan antara teknolgi dan kebutuhan saat pandemi berlangsung.

Generasi milenial yang hidup, tumbuh dan berkembang bersama dengan teknologi tentunya tidak asing dengan berbagai hal berbau kecepatan dan kemudahan hasil pengolahan dari teknologi itu sendiri. Mereka terbiasa berfikir dengan cepat, menemukan apapun yang mereka mau dengan cepat tanpa harus pergi kemana-kemana.

Dengan teknologi yang saat ini telah dalam genggaman sebagian besar orang dan kebutuhan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya meskipun harus tetap tinggal di rumah, memunculkan berbagai bisnis technopreneur yang seperti kita kenal sebelumnya yaitu Go-Jek atau Grab.

Milenial menjadi fokus utama dari technopreneur mengingat usianya yang berada di bawah 35 tahun dan tentunya berada di usia produktif. Dengan kemampuan teknologi yang sangat mumpuni dan dengan usia yang berada pada fase produktif, menjadi technopreneur dapat menjadi pilihan bisnis bagi Generasi Milenial.