Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Uang Belanja Apk Pinjaman Online Langsung Cair Dalam Hitungan Menit

Uang Belanja Apk


Uang Belanja Apk Pinjaman Online Langsung Cair Dalam Hitungan Menit
Di masa COVID 19 ini kita banyak mengalami PHK diakibatkan berlakunya PSBB di beberapa daerah. Oleh sebab itu, kita tidak mempunyai uang untuk memenuhi kebutuhan kita sehari hari.

Apalagi yang sudah bekeluarga maka tekanan beban akan semakin berat karena perlu memenuhi kebutuhan istri dan anak.

Keadaan seperti ini banyak dimanfaatkan perusahaan atau fintech untuk menawarkan jasa Pinjaman Online Langsung Cair Dalam Hitungan Menit.

Jasa yang ditawarkan sangat membantu kita untuk mendapatkan uang, dan sistem pinjaman yang ditawarkan juga sangat mudah. 

Karena dengan handphone dan foto kopi KTP kita sudah bisa meminjam uang secara online.

Namun kita perlu tahu, bahwa ada Fintech-fintech ilegal yang memanfaatkan peluang ini. Fintech ilegal tersebut menawarkan pinjaman online dengan bunga yang besar, sehingga sebenarnya pinjaman online ini bukan mengurangi beban kita malah menambah beban kita.

Salah satu Fintech ilegal adalah Uang Belaja Apk. Mengapa ilegal? Karena berdasarkan Perusahaan Peer to Peer Lending yang Terdaftar di OJK yang Admin baca tidak ditemukan nama Fintech Uang Belanja Apk. 

Berarti fix bahwa Uang Belanja APK adalah aplikasi Pinjaman Langsung Cair Dalam Hitungan Menit Ilegal.

Maka dari itu, jika ada yang menawarkan kita  pinjaman online dari Uang Belanja APK yang menawarkan pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit jangan mau, kita perlu pelajari dulu fintech tersebut dan mempertimbangkan risiko yang akan kita alami.

Berdasarkan info yang kita dapat dijelaskan bahwa Uang Belanja APK menawarkan pinjaman mulai dari Rp 500.000 sampai Rp 10.000.000.

Uang Belanja APK juga memberikan kemudahan dalam pinjaman online karena hanya butuh beberapa dokumen seperti di bawah ini, teman-teman bisa meminjam pinjaman online.

Adapaun syarat meminjam pinjaman onlien di Uang Belanja APK adalah sebagai berikut:

  1. Anda sudah memiliki pekerjaan tetap 
  2. Memiliki KTP 
  3. Memiliki rekening bank 
  4. Usia peminjam minimal 18 tahun ke atas
  5. Namun, jangan langsung tergiur dengan syarat di atas, karena syarat di atas berfungsi untuk mengelabui kita saja untuk mau meminjam pinjaman online di Uang Belanja APK.




Bahaya Mengambil Pinjaman Online Uang Belanja Apk


Pertama, Pesan Singkat (SMS) atau Pesan WhatspApp Reminder


Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Peringatan pertama yang cenderung soft yang dilakukan oleh pihak perusahaan Pinjaman Online adalah memberikan peringatan bahwa Pinjaman Online anda sudah jatuh tempo melalui SMS atau WhatspApp.

Bahkan beberapa perusahaan Pinjaman Online terkadang mengirimkan Catatan Suara atau Voice Note berupa peringatan agar terlihat serius melalui WhatsApp. 

Hal tersebut dilakukan untuk memberikan peringatan serius kepada peminjam. Menyampaikan WhatsApp dipilih karena saat ini WhatsApp menjadi aplikasi wajib yang dimiliki oleh semua orang.

Oleh karena itu peminjam diwajibkan untuk mencantumkan nomor telepon yang ada WhatsApp nya pada saat mengajukan Pinjaman Online.

 

Kedua, Panggilan Telepon


Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Ketika masa pengembalian Pinjaman Online yang anda lakukan telah jatuh tempo dan tidak ada pembayaran yang anda lakukan, maka desk call akan segera menghubungi anda melalui saluran telepon yang dilakukan secara langsung.

Ketika telepon pertama tidak anda hiraukan atau anda memilih untuk tidak mengangkat telepon, pihak Perusahaan Pinjaman online memiliki berbagai teknologi yang tidak akan kehabisan cara untuk dapat berhubungan dengan anda.

Teknologi yang dipakai diantaranya : Sistem telepon yang bisa melakukan pemanggilan otomatis, Sistem yang dapat menentukan waktu panggilan yang tepat (pagi, siang atau malam), Sistem yang dapat berganti-ganti nomor telepon untuk menghindari nomor telepon mereka anda blokir.

 

Ketiga, Panggilan ke Nomor Darurat


Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Saat pihak Perusahaan Pinjaman Online tidak berhasil menghubungi anda melalui telepon. Maka sasaran selanjutnya adalah keluarga atau rekan kerja anda. Mereka yang nomornya anda cantumkan sebagai pihak yang dapat dihubungi dalam keadaan darurat (Nomor Darurat) akan segera dihubungi oleh Perusahaan Pinjaman Online.

Hal tersebut sah untuk dilakukan sesuai dengan pernyataan dalam ketentuan Pinjaman Online soal Kontak Darurat  yaitu Penagihan melalui telepon kepada keluarga, teman atau pihak lain yang terkait dengan Peminjam yang nomor teleponnya tercantum sebagai “Nomor Darurat” jika :

  • Peminjam terus menunggak hutang dan tidak diketahui keberadaannya untuk dilakukan penagihan langsung meskipun telah diupayakan kunjungan atau komunikasi langsung kepada Peminjam tersebut;
  • Peminjam terus menunggak hutang dan tidak beriktikad baik untuk berkomunikasi Pinjaman Online terkait penagihan hutang; dan/atau
  • Peminjam terus menunggak hutang dan tidak merespon dengan baik upaya penagihan Pinjaman Online.

Tentunya cara tersebut akan membuat anda merasa malu, karena semua orang yang dihubungi akan mengetahui bahwa anda tengah terlibat hutang. Hal itulah yang membuat mengapa kolom Nomor Darurat menjadi kolom yang wajib anda isi pada aplikasi pengajuan Pinjaman Online.


Keempat, Panggilan ke Nomor Kantor


Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Nomor lainnya yang dihubungi jika anda belum juga membayar Pinjaman Online adalah nomo kantor tempat anda bekerja. Lagi-lagi hal tersebut tentu saja akan membuat anda malu.

Panggilan yang dilakukan tidak hanya dilakukan sekali saja melainkan dilakukan berkali-kali, sehingga rekan kerja anda tentu akan merasa tertanggu dan akhirnya anda akan mengalami rasa malu yang berlipat-lipat. Tujuannya tentu saja agar anda cepat membayar Pinjaman Online online anda.


Kelima, Kunjungan Langsung


Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Ketika semua cara penagihan tanpa tatap muka baik melalui SMS, WhatApp atau telepon yang telah dilakukan oleh pihak perusahaan Pinjaman Online dalam beberapa bulan ternyata gagal atau tidak mendapatkan respon.

Mereka akan melakukan cara dengan mendatangi rumah dan kantor anda, untuk melakukan penagihan Pinjaman Online anda secara langsung. Hal ini merupakan salah satu kesepakatan  yang telah anda setujui sebelum anda melakukan Pinjaman Online.

Jadi tentu saja ketika Perusahaan Pinjaman Online melakukan penagihan secara langsung, hal tersebut tidak menyalahi aturan karena anda sendiri telah menyetujuinya.


Keenam, Finalty atau Denda


Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Pinjaman Online memiliki denda yang sama saja beratnya dengan pinjaman di bank atau leasing, bahkan rata-rata denda yang ditetapkan sama dengan bunga yang ditetapkan perhari. Denda tersebut terhitung sejak hari pertama Pinjaman Online anda jatuh tempo, sampai dengan hari anda melunasi Pinjaman Online.

Namun demikian Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menentukan ketetapan denda maksimum adalah  sebesar 100% daari pokok Pinjaman. Artinya jika anda meminjam uang senilai 10 Juta maka total denda maksimum anda juga sebesar 10 juta.


Ketujuh, Perpanjangan Pembayaran Pinjaman Online


Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Ketika anda belum mampu melunasi Pinjaman Online anda, alternatif yang akan ditawarkan oleh Perusahaan Pinjaman Online adalah restrukturisasi atau perubahan perjanjian pinjaman.

Perjanjian pinjaman ini biasanya ditawarkan dengan cara memperpanjang masa pinjaman. Contohnya dimasa pandemi seperti sekarang ini, restrukturisasi menjadi solusi bagi anda yang kesulitan melunasi Pinjaman Online.

Walaupun merupakan solusi, restrukturisasi tetap akan menjadi konsekuensi yang memberatkan. Karena walaupun cicilan perbulan anda akan mengalami penurunan, namun total kewajiban bayar anda akan semakin besar, karena anda akan melakukan pembayaran dengan jangka waktu yang lebih lama.


Kedelapan, Penyitaan Barang


Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Penyitaan barang biasanya adalah langkah akhir yang dilakukan ketika seorang gagal melunasi hutangnya di perbankan atau leasing. Sedangkan untuk Pinjaman Online, jika jenis Pinjaman Online yang anda pilih tidak mengharuskan adanya jaminan, maka bisa dipastikan penyitaan barang tidak akan ada.

Namun sekali lagi, penting bagi anda untuk membaca semua ketentuan Pinjaman Online dan pastikan tidak ada kalimat yang mencantumkan adanya penyitaan barang pada perjanjian Pinjaman Online yang anda ambil.


Kesembilan, SLIK OJK

Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

SLIK adalah Sistem Layanan Informasi Keuangan yang dimiliki oleh OJK. SLIK merupakan Sistem pengganti BI-Checking. Semua pinjaman anda akan dicatat secara lengkap dalam sistem tersebut.

Pinjaman yang dilakukan secara langsung melalui Bank dan lembaga Keuangan lainnya atau Pinjaman Online, pinjaman dengan nilai yang besar maupun yang kecil, termasuk juga tunggakan yang terjadi dalam proses pembayaran pinjaman tersebut semua dicatat dalam SLIK.

Semua lembaga keuangan dibawah Otoritas Jasa Keuangan (Bank, BPR, Leasing, Fintech) menggunakan SLIK untuk melakukan evaluasi terhadap pengajuan pinjaman seseorang. Bayangkan jika anda tercatat pernah mengajukan Pinjaman Online dan dinyatakan gagal bayar. Anda akan memiliki catatatan buruk di SLIK.

Akibat catatan buruk di SLIK yang anda dapatkan karena menunggak atau gagal membaya Pinjaman Online anda. Sudah jelas, rencana pinjaman atau kredit anda di  bank atau aplikasi Pinjaman Online lainnya akan terhambat, karena anda sudah memiliki catatan buruk dengan lembaga keuangan.

Kesepuluh, Hutang Yang Diwariskan

Bahaya Mengambil Pinjaman Online
Bahaya Mengambil Pinjaman Online

Anda perlu membaca baik-baik isi perjanjian Pinjaman Online yang akan anda ajukan. Karena bebarapa website Pinjaman Online menyatakan bahwa kewajiban pelunasan Pinjaman Online tidak akan hilang, meskipun anda meninggal dunia.

Dengan Pinjaman Online yang anda ambil akan tetap dilakukan penagihan. Perusahaan Pinjaman Online akan melakukan penagihan kepada istri, suami atau anak anda yang menjadi ahli waris anda, jika anda masih memiliki hutang Pinjaman Online yang belum anda selesaikan.


Masih anggap remeh bahayanya mengambil Pinjaman Online?


Download Uang Belanja APK di SINI