Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

The Hotel 2 Jiwa Yang Kau Puja Episod 2

The Hotel 2 Jiwa Yang Kau Puja Episod 2 

Di episod 2 kali ini akan ada 4 perkara yang akan terjadi.

Perkara pertama adalah:

Akas sudah disahkan mati, dan selanjutnya penyiasat datang menjumpai umar.

Saat itu umar belum mengetahui tentang kematian umar, kemudian penyiasat itu datang ke kedai umar, dan umar menganggap penyiasat itu adalah seorang pembeli.

Penyiasat itu bertanya kepada umar, apa yang dijual di kedai umar, adakah benda lain yang di dilarang jual di kede umar, soal penyiasat itu.

Umar menjelaskan bahwa di kedainya hanya menjual vape dan aksesorisnya dan tidak menjual benda yang tidak sepatutnya untuk dijual.

Umar yang bingung kemudian bertanya kepada penyiasat itu.  apa yang bisa saya bantu?

Penyiasat itu mengangguk, ada. kau kenal akas tak? tanya lelaki itu.

umar memberi tahu bahwa dia memang kenal dengan akas. akas itu adalah teman bisnis saya.

oh teman bisnis, so, masa dia mati itu, kau dekat mana? tanya penyiasat itu.

Umar terkejut mendengarnya.

Apakah umar akan menjadi suspek utama lagi?

***


Perkara ke dua yang akan terjadi adalah:


Jamal bertemu dengan umaira, dan dia merisaukan keadaan umaira yang tinggal seorang diri di pen house itu

Lagipun saat ini terjadi lagi satu kematian, keselamatanmu adalah prioritas papa. sebaiknya aku tinggal di sini dengan kamu. beritahu jamal.

Umaira terkejut mendengarnya, umaira menidakkan permintaan papanya. Umaira menjelaskan kepada papanya dia ingin kawin, jamal terkejut mendengar perkataan umaira, dan menyoal nyoal dengan macam macam soalan.

Umaira coba menenangkan papanya, papa relax boleh tak, sebab umaira baru kata benda ni. beritahu umaira kepada papanya sambil tersenyum.

Jamal yang terkejut dan penasaran dengan siapa umaira ingin kawin. dan umaira memberi tahu papanya dengan Umar. Mendengar nama umar, jamal seakan marah, dan jamal berencana mencari umar.


*****


Perkara ketiga yang terjadi adalah:

Adri mencoba ingin mengenali dan memikat hati firhani, adri meluahkan rasa kecewanya kepada firhani, karena dia sudah di frend zone kan oleh seseorang yang dia suka.

Firhani memberikan nasehat kepada adri agar tidak putus asa, karena banyak perempuan cantik di luar sana.

Adri kata dia malas untuk kenal orang lain, ok baik bukan masanya lagi when right time come you carilah, keep on cari cari beritahu firhani agar adri tidak putus asa.

Adri setuju dengan firhani, namun berkata, maybe nanti because now malas, kemudian mereka sama sama tertawa.

Hubungan adri dan firhani semakin rapat, tanpa disadari perbualan mereka diperhatikan oleh seseorang.

*******

Perkara ke empat yang akan terjadi adalah:

Hazik masih mencari firhani, dan mahu kembali kepada firhani, namun firhani tidak ingin lagi bersama hazik, 

Firhani meminta kepada hazik untuk tidak menemuinya dan menggangunya lagi. Hazik awak tahu tak kita sudah tidak ada hubungan apa apa lagi,tolong biarkan aku sendiri,luah firhani.

Bagaimanapun Hazik terus mencoba merayu firhani dan mengatakan dia telah berubah, dan meminta kepada firhani untuk tidak takut kepadanya sambil memegang lengan firhani. 

Karena hazik memegang lengan firhani, firhani menjadi marah, awak sentuh saya sekali lagi, saya tak akan jumpa awak lagi tahu, jerit firhani. 

Hazik yang melihat firhani yang marah, memohon maaf dan merayu firhani lagi, hazik mengatakan  tidak mau lagi bergaduh dengan firhani dan dia akan melakukan apa saja demi firhani.

Namun firhani hanya diam, melihat firhani diam, hazik terus memarahi firhani, yang awak diam ni kenapa? 

Saya cakap dengan awak, awak pekak ke, marah hazik. firhani  elihat hazik kecewa, Hazik tolong, awak tak pernah berubah marah firhani, hazik kelihatan tidak puas hati.